Langsung ke konten utama

Keseruan Acara Forum Sosialisasi Kepatuhan Terhadap Hak Kekayaan Intelektual



Forum Sosialisasi mengenai Kepatuhan Terhadap Hak Kekayaan Intelektual, digelar di Ballroom 1-2-3 Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Kamis (25/07/2019).
Turut hadir dalam kegiatan ini Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hulum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Tenaga Kerja & Transmigrasi Kota Yogyakarta, Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, UMKM Yogyakarta, Tokoh Masyarakat setempat, dan mahasiswa Yogyakarta.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu pembacaan do'a dan sambutan oleh Ibu Neni Pratiwi. Tak lama, acara inti langsung di isi oleh H. Handi Nugraha, SH. MH selaku Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Dalam forum ini, beliau banyak menjelaskan tentang Regulasi Hukum Kekayaan Intelektual di Indonesia meliputi pengertian kekayaan intelektual, karya masyarakat yang bisa dilindungi oleh Kekayaan Intelektual, jenis-jenis kekayaan inteletual, teori dasar perlindungan kekayaan intelektual, cara memperoleh perlindungan kekayaan intelektual dan masih banyak lagi.

Narasumber kedua oleh Drs. Bambang Gunawan M. Si merupakan perwakilan dari Direktur Informasi dan Komunikasi, Politik, Hukum, dan keamanan. Disini beliau memberi pernyataan tentang Penanganan Konten Pelanggaran HKI di Dunia Cyber, lalu Pemanfaatan Positif Internet, dan Ancaman Internet.

Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus bijak dalam menggunakan teknogi informasi.
"Banyak sekali manfaat internet di zaman sekarang, semakin berkembangnya teknologi semakin besar juga antisipasi kita terhadap ancaman internet, baik itu informasi hoax, ujaran kebencian, cyberbullying hingga pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat harus lebih bijak lagi dalam menggunakan teknologi informasi". Terang Drs. Bambang Gunawan.

Dan narasumber terakhir yang dibawa oleh Drs. CH. Lusi Irawati, perwakilan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta. Sebagai pelengkap beliau memaparkan tentang Kebijakan Pemerintah Yogyakarta tentang Perngembangan UMKM seputar aspek telnologi, aspek pemasaran, aspek permodalan, aspek manajemen, dan aspek legalitas.

Acara dilanjut dengan perbincangan satu arah dari moderator yang menjelaskan materi kepada audience, dan disini audience dituntut untuk bertanya kepada narasumber *Mumpung masih ada narasumber keren :D

Acara begitu meriah karena antusia nya peserta sangat terasa dalam forum ini, ditambah sebagian besar audience merupakan mahasiswa program studi Kewirausahaan.


Dengan diadakannya acara forum ini, semoga kedepannya Indonesia (tidak hanya pemerintah tapi juga masyarakat) dapat mengapresiasi hasil karya masyarakat yang sudah diciptakan dengan susah payah. Dam semoga industri kreatif dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meriahnya Temu Komunitas di Pesta Film Solo ke 9

Teman-teman Kine Klub Fisip Universitas Sebelas Maret yang berfokus pada bidang apresiasi film, menyelenggarakan kembali pemutaran alternatif bernama Pesta  Film  Solo, yaitu Festival Film Indie terbesar di Surakarta dan sekarang merupakan tahun ke – 9 dalam penyelenggaraannya. Layar pemutaran alternatif ini diselenggarakan setiap tahunnya untuk mengapresiasi film lokal dan nasional. Pesta  Film  Solo digelar selama tiga hari, yaitu pada Kamis 2 Mei 2019 hingga Sabtu 4 Mei 2019 dan bertempat di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta. Di tahun ke-9 ini, Kine Klub FISIP UNS mempersembahkan Pesta  Film  Solo #9 dengan tema Dentum Montase dan tagline “Gelegar dalam Layar”. Banyak film-film yang diputar dari berbagai komunitas film lokal untuk mengapresiasi karya mereka. Selain pemutaran, Pesta  Film  Solo juga menjadi wadah untuk berdiskusi langsung dengan sejumlah pembicara biasanya dikenal dengan sebu...

"NGIDE" Sharing Bersama Penulis Keluarga Tak Kasat Mata

NGIDE merupakan sebuah acara sharing yang difasilitasi oleh Titik Fokus Jogja. Acara ini dilaksnakan pada Jumat, 16 November 2018 dan registrasi dimulai pada pukul 19.00 WIB. Berlokasi di Home Base Titik Fokus Jl. Palagan Tentara Ppelajar KM 6.5 RT. 06/34, Sariharjo, Ngaglik Sleman, Yogyakarta. Pada acara ini pembicara yang dihadirkan adalah sosok penulis yang film karya beliau pernah booming pada waktu itu, yaitu saudara Bonaventura D. Genta atau yang sering kita kenal dengan panggilan “Genta”. Beliau merupakan sosok yang cukup ikenal di per film an karna karya cerita yang pernah dibuatnya dan dijadikan film dengan judul “Keluarga Tak Kasat Mata” pada saat itu.              Pada kesempatan ini pula beliau memberikan sedikit ilmunya mengenai cara penulisan cerita yang baik dan benar sehingga laku dan bisa direalisasikan menjadi sebuah film. Sesuai dengan judul acara yang dibuat yaitu “Cerita Yang Menjual”. Tak lu...

Indahnya sore hari di Tebing Breksi

Tebing Breksi merupakan tempat wisata yang berada di eilayah kabupaten sleman. Lokasinya beraada di sebelah kidul (selatan) Candi Prambanan dan berdekatan dengan kompleks candi Ijo serta Kompleks Ratu Boko. Lokasi Tebing Breksi tapatnya di Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY. Tebing breksi cocok untuk wisata bersama sahabat, keluarga, bahkan pasangan. Karena Tebing Breksi memiliki Spot-spot foto yang menarik, spot foto itu sendiri di kelola oleh masyarakat setempat dan di jadikan sebagai matapencahariian masyarakat yang ada disana. Tidak hanya untuk berfoto-foto iseng, Tebing Breksi sering di pakai untuk pemotretan dan juga foto prewedding yang sangan bagus. Tebing Breksi sering untuk mengadakan acar seperti ulangtahun dan perkumpulan untuk komunitas tertentu. Untuk itu, tempat parkir yang sangat luas sangat cocok untuk mengadakan acara di Tebing Breksi. Harga Tiket Masuk Tebing Breksi Dari awal pertama tebing   ini dijadikan sebagai tempat wisata, merek...